CaFe RieKa : Berbagi Info, Ilmu, Tips & Trik, Toko Online, Jualan, dan Curahan Hati
Dalam olah raga sepak bola, offside terjadi jika seorang pemain diberikan bola ketika berada lebih dekat dengan garis gawang lawan dibanding posisi pemain lawan. Biasanya offside digunakan para pemain belakang sebagai bagian dari taktik untuk menjebak lawan.
Penjelasan lengkapnya:
It is not an offence in itself to be in an offside position.
A player is in an offside position if:
A player is not in an offside position if:
Commiting an Offside Offence
A player in an offside position is only penalised if, at the moment the ball touches or is played by one of his team, he is, in the opinion of the referee, involved in active play by:
No Offence
There is no offside offence if a player receives the ball directly from:
Infringements/Sanctions
For any offside offence, the referee awards an indirect free kick to the opposing team to be taken from the place where the infringement occurred.

This is offside because the red number 10 is in front of all of the defenders, leaving only the goalkeeper back which isn’t enough players to play him onside. This position may have been forced by the defenders moving forward in what is called the offside trap.

Here we can see that the blue number 3 defender has fail to move up the field with rest of his defence and played the red number 9 onside. This is a classic example of where the offside trap fails

The offside rule exists to stop goal hanging, where a player stands next to the opposing teams goal keeper in the hope that someone can get the ball to him (probably using a long ball), so he can get it past the goal keeper. Which would make for a very boring game.

The red number 9 isn’t beyond the blue 4 defender but is offside because the goal keeper isn’t back. This is one of those rare occasions where goal keeper is out of the goal (e.g. last minute of F.A. Cup final on a corner kick) and can’t get back in time but if the attacking team play the ball as they normally would, then it would be offside because the offside rule requires two defenders to be in front the attacker and the goal keeper usually counts as a defender.

Why are linesmen (assistant referees) always calling offside when it isn’t? Well believe it or not its not really their fault (unless the decision goes against you or your team), it’s all to do with angles and line of sight. In the picture the purple line represents the linesman’s line of sight which as you can see is at a slight angle, this line should be parallel with the goal line. So even though the red number 10 is being played onside by the blue defender it will be called offside. This is unfortunate but does happen from time to time. Read the rest of this entry »
Babak Perempat Final/ Quarter Final (8 besar) sudah dimulai… Ada sedih dan ada senang…Yang jelas, pertandingan semakin seru dan tentu saja menegangkan. Yah, awalnya aku sedih selama di second round karena salah satu favoriteku Tim Three Lions England dikalahkan De Panzer Germany dengan score telak 4-1 ( plus dicurangin wasit..huhu
), tapi tenang saja Tim Tango Argentina akan membalaskan dendam Inggris nanti di perempat final melawan Tim Panser…hehehe..
Kasihan England, padahal jelas2 goalnya Frank Lampard (2 menit setelah goal pertama dicetak Matthew Upson) udah masuk garis gawang, tapi malah ngga disahkan (dianulir) oleh wasit….Huh,wasit curang!!! Sebell..hiks…Coba kalo disahkan, kupikir akhir dari laga ini bisa jadi berbeda skornya. Untuk yang bilang, misalkan gol itu disahkan, tetap kalah 4-2, aku pikir belum tentu, sepakbola jangan dihitung seperti rumus matematika, karena faktor ex seperti wasit dan hakim garis juga sangat berperan terhadap mental tim yang di rugikan, wajar khan semangatnya udah kendor dan tertekan T_T. Seharusnya sebelum jeda turun minum, skor imbang 2-2. Jerman beruntung. Bahkan pelatih Joachim Loew hanya tersenyum pada asistennya menyaksikan keberuntungannya. Kiper Jerman Naueur juga mengelabui wasit dengan buru2 mengambil bola dan buru2 menendang ke depan. Kasian Lampard, dkk beserta Fabio Capello yang udah selebrasi merayakan golnya dgn berlarian di lapangan, eh ternyata di anulir. Protes dari pemain2 yg mengerubungi wasit pun diacuhkan
. Bahkan saat jeda sebelum ke ruang ganti, dari gesturenya tampaknya Rooney dan Beckham (yang hanya menonton dari bangku cadangan karena cedera engkel) menanyakan alasan wasit tsb. Akibatnya, di babak ke-2, Inggris tidak bisa bermain lepas….

Heran ma FIFA knapa siy ga pake video teknologi aj buat memastikan…..jaman dah canggih jg..ckck..Mungkinkah ini pembalasan tahun 1966 saat golnya Inggris ga lewat garis tapi disahkan?? [SAD mode ON]
Memang diakui permainan tim Germany lebih kompak dan solid. England bertabur pemain2 bintang dan TOP terbaik dunia, seperti Lampard, Gerard, Terry, A. Cole, Joe Cole, Rooney, Upson, dll. Dengan liga terbaik di dunia dan klub terbaik juga bayaran diatas rata2, memang tim England agak mengecewakan, kurang kompak, lini pertahanan kocar-kacir, mudah sekali diterobos lawan. Perhatikan saja, gol-golnya Jerman trjadi dari kesalahan-kesalahan antisipasi bek – bek inggris…Kurang greget. Rooney pun kurang menunjukkan tajinya. England kepayahan menghadapi Ozil dan Sweinsteiger..Sayang, Rio Ferdinand cedera, karena dia salah satu bek terbaik di Inggris. Kalau Ferdinand ikut, lini belakang aku rasa akan menjadi lebih kuat. Begitupun Beckham yang tak diikutsertakan, padahal dia salah satu spesialis freekick meski usia sudah 35 thn.
Yah, skill pemain Inggris memang TOP, namun di lapangan butuh kerjasama team yg utuh dan solid dari lini ke lini. Namun sayang, komposisi tim Inggris masih rapuh. Di lini tengah berpolemik dengan penempatan Gerrard & Lampard..Arsitek pelatih Capello sendiri sebenarnya bukan pelatih sembarangan, dia salah satu pelatih terbaik dalam sejarah sepakbola dunia, pernah melatih klub2 besar seperti Real Madrid, Juventus dan AC Milan bahkan membawa AC Milan juara serie A dan juara Champions.
Intinya kemenangan tdk ada yg ABADI..Sudah kejadian…sudah takdir..yg pnting jadikan proses pembelajaran aja buat tim Inggris ke dpnnya..The three lions harus mulai mempersiapkan skuad fresh mulai dari sekarang kalo gak ingin nasibnya di Piala dunia 2014 berakhir seperti Italia atau Prancis, mempersiapkan pelatih yg benar2 bisa mengkoordinir dan meracik strategi para pemain2.
Namun, bagaimanapun, semangat mereka and permainan mereka udah mencerminkan mereka adalah salah satu team terbaik di eropa. Salut buat Inggris..sampai ketemu di piala dunia 2014 nanti…;)
————————————————————————————-
Tapi, aku juga senang lho karena Tim Favoriteku yang lain, Tim Samba Brazil lolos ke Babak 8 besar dengan membantai Chile 3-0 tanpa balas
. Yah, praktis kini hanya tinggal tim Samba , favoriteku yang masih bertahan…..Semangatt, semakin dekat dengan trofi ke-6 Kaka, dkk
Yang semangatt ya Brazil lawan De Orange….lawan penjajahnya Indonesia!! hehe……Tapi keren juga nih Belanda, ngalahin kuda hitam Slovakia. Sayang, Slovakia bs memperkecil kekalahan 1-2 justru di menit2 injury time. Ngga ngefek ah. Buktinya, sesaat goal hadiah penalti masuk, peluit tanda akhir permainan berbunyi. Aku rasa, Vittek akan jadi incaran klub2 eropa selepas WC 2010 ini. Sebelum ini namanya kurang bersinar krn hanya main di klub Turkey.
Congratz juga untuk the black stars Ghana, sebagai satu2nya wakil Afrika yang masih bertahan di World Cup 2010 setelah Afsel, Nigeria, Kamerun dan Aljazair gagal lolos dr penyisihan group. Otomatis public benua hitam termasuk pendukung tuan rumah Afsel akan memberikan dukungan penuh kepada Ghana saat melawan La Celeste Uruguay dalam merebut tiket ke semifinal.
Untuk wakil Asia Korea Selatan, jangan kecil hati, prestasi kalian sudah cukup membanggakan warga Asia
Keep Sportif !!
Siapakah yang lolos ke semi-final?? Saksikan siaran langsung quarter final dr Afrika Selatan Insya Alloh tgl 2-3 July 2010
FIFA WORLD CUP 2010-SOUTH AFRICA (PART 3)
KEJUTAN
Hehe…Yeah, hari ini tanggal 26 Juni 2010 resmi memasuki babak 16 besar (sistem gugur/knockout). Yang lolos ke babak 16 besar World Cup 2010 diantaranya adalah:
Uruguay VS South Korea ( Sabtu, 26 Juni 2010/ 21.00 pm)
USA VS Ghana ( Ahad, 27 Juni 2010/ 01.30 am)
Germany VS England ( Ahad, 27 Juni 2010/ 21.00 pm)
Argentina VS Mexico ( Senin, 28 Juni 2010/ 01.30 am)
Netherland VS Slovakia ( Senin, 28 Juni 2010/ 21.00 pm)
Brazil VS Chile (Selasa, 29 Juni 2010/ 01.30 am)
Paraguay VS Japan (Selasa, 29 Juni 2010/ 21.00 pm)
Spain VS Portugal (Rabu, 30 Juni 2020/ 01.30 am)
Mungkin, kita semua sudah tahu ada beberapa surprises yang terjadi di ajang World Cup yang untuk pertama kalinya di gelar di Benua hitam Afrika Selatan ini …Sebuah SEJARAH BARU yang belum pernah terjadi sebelumnya dan membuat sebagian supporter tentu kecewa…:(. Tapi tak apalah……Inilah sepakbola, tak bisa hanya sekedar diprediksi diatas kertas, namun di LAPANGAN!! Seperti pepatah, Bola itu Bundar….Dan di setiap akhir pertandingan, selalu terlihat pemandangan 2 kubu yang berlawanan, bahagia dan sorak ria sumringah atau berduka menangis penuh air mata
Tak hanya sekedar mencetak sejarah baru, World Cup tahun ini pun penuh kejutan-kejutan………..
ITALIA TERSINGKIR DENGAN HASIL MEMALUKAN
^^Yah, untuk pertamakalinya dalam sejarah World Cup, Juara Bertahan dan Runner Up World Cup sebelumnya (dua2nya lhoo..) tidak lolos pada fase penyisihan group dan gagal melangkah ke 16 besar. Memang sebelumnya di tahun 2002 Japan-Korea, sang kampium dunia 1998 dan juara euro 2000 Prancis pernah mengalami nasib yang sama –> TAK LOLOS PADA FASE PENYISIHAN GRUP. Jadi, ini adalah ke 2 kalinya bagi Prancis dan pertama kalinya bagi Italia. Sungguh memalukan, menjadi juru kunci di klasemen grup masing2 tanpa sekalipun menang. Pasalnya, mereka datang sebagai salah satu tim favorit. Tapi, apa yang terjadi…Dimana mental juara itu??
Gli Azzuri harus pulang dengan memalukan. Juara bertahan Piala Dunia itu tak mampu lolos dari babak grup F setelah ditaklukkan tim debutan Slovakia 3-2 pada pertandingan di Stadion Ellis Park, Johannesburg, kemarin malam. Jikalau Gli Azzuri memetik hasil “seri” saja, aku masih optimis mereka mampu lolos dari lubang jarum karena total gol lebih byk ketimbang tim New Zealand. Namun, hasil dua kali imbang di dua partai pertama — melawan Paraguay dan Selandia Baru dengan skor 1-1 –, serta kekalahan di partai terakhir membuat mereka harus angkat koper lebih awal.
Dua gol Robert Vittek dan pemain pengganti Kamil Kopunek menghancurkan skuad pimpinan Marcello Lippi tsb. Meskipun dibalas dengan 2 gol balasan tak mampu menolong mereka dari posisi buncit. Gol-gol selanjutnya yang dianulir wasit, memang offside menurut pengamatanku, karena posisi pemain Italia lebih dekat ke arah gawang daripada posisi bek lawan. Begitupun gol sebelumnya yang mampu diredam para pemain belakang Slovakia. Sangat di sayangkan, untuk tim sekelas Italia (aku bukan pendukung Itali, red-), permainan yg mereka tunjukkan sangat buruk, mereka baru menunjukkan perlawanan mereka justru di menit2 akhir menjelang peluit panjang. Ada masalahkah di tubuh skuad Azzuri? Jawabanku, Ya…
Aku tak mengerti mengapa Marcelo Lippi masih mempercayakan squad pada pemain2 Tua, harusnya ada regenerasi pemain2 muda yang mumpuni. Untuk menjaga mistar gawang, Gianluigi Buffon yang kini berusia 32 tahun, okelah masih bisa diandalkan. Jam terbang yang tinggi disertai debut internasional 102 kali membuat peraih Yashin award thn 2006 ini masih layak di bawa ke Afrika. Sayang dia cedera punggung, dan hanya diturunkan di babak pertama melawan Paraguay. Diganti dengan Marchetti yang masih kurang terasah pengalamannya dalam international matches. Lini belakang dipimpin kapten Fabio Cannavaro tak mampu menghalangi lawan menyobek gawang Itali. Bertahan tak mampu, menyerang pun enggan..
Permainan menjadi lebih “hidup” dan lebih atraktif ketika Pirlo masuk, tapi sudah terlambat..Dan untuk lini tengah, mengapa Francissco Totti kali ini tidak dipanggil?? atau Cassano??
Yah,,,Euforia 4 tahun lalu di Olympic Berlin ternyata tak terulang lg di Soccer City Johannesbourgh. Kasian juga sih ngeliat para pemain dan tifosi Itali berduka sedih dan menangis di akhir pertandingan, Buffon dkk di bangku cadangan sampai megang2 kepala saat peluang emas gol melesat sedikit ke gawang Slovakia di injury time, ngeliat Lippi hanya termenung di kursi pelatih. Berbanding terbalik dengan euforia kemenangan mereka di tahun 2006 saat mereka berlari memutari lapangan sambil mengangkat trofi. Kala itu aku dukung Prancis yg harus kalah setelah gagalnya tendangan penalti Trezequet..Ternyata laki2 juga bisa menangis ya. Sang pelatih berusia 62 tahun itu, Oppa Lippi pun harus mengakhiri karier dengan gagal membawa itali menjadi kampium ke-2 kalinya, mirisnya mungkin dia akan dikritik habis2an oleh media Itali meski 4 tahun lalu mempersembahkan gelar terbaik namun publik mana mau tahu, mereka hanya mengharapkan kemenangan
KISRUH DI TUBUH TIMNAS PRANCIS
Begitupun dengan Timnas Prancis,,,sangat kentara perpecahan dan kemelut di tubuh tim. Tak hanya kesiapan taktik dan fisik yg menyebabkan kegagalan tim asuhan Domenech tsb, namun juga perpecahan dan ketidakharmonisan ditubuh tim. Juga tidak dipanggilnya Frank Ribery karena suatu kasus. Ketika nasib mereka diujung tanduk, konflik dan kekisruhan memuncak menambah buruk suasana. Kasus dipecat dan dipulangkannya striker Nicolas Anelka akibat bersitegang dengan sang pelatih menuai protes dari beberapa pemain yang melakukan aksi mogok latihan…Patrick evra, misalnya, bersitegang dengan pelatih fisiknya. Meski dilerai, latihan tetap tidak bisa lagi dilanjutkan…Yah, kekalahan tsb bahkan membuat mereka pun harus pulang ke Paris hanya dengan pesawat kelas ekonomi, kecuali Thierry Henry dgn jet pribadi…Tak hanya itu, aku mendengar dari orang (entah ada sumbernya atau hoax..hehe), konon pemain Prancis pun tidak dibayar karena kekisruhan yang terjadi.
Sungguh, konflik di tubuh tim dan pelatih ditambah hasil buruk Les blues di dua laga pertama Piala Dunia 2010. Setelah bermain imbang 0-0 dengan Uruguay, mereka ditundukkan tim underdog Meksiko dengan skor 0-2 dan dikalahkan tuan rumah Afsel 1-2 , sungguh mengecewakanku dan mungkin siapapun yang pernah memfavoritkan tim Ayam Jantan.…
Nampaknya The New ZiZou dan Barthez, sang pemain dan kiper legendaris harus lahir kembali….. hehe
USA LOLOS KE BABAK KE-2
Yup, akhirnya Landon Donovan, dkk masuk ke babak 16 besar dari hasil 2 kali imbang dan 1x menang. Tentunya, masuknya mereka ke babak 16 besar cukup merepotkan tuan rumah. Kenapa? Hehe..karena tim uncle Sam ini harus dikawal ketat oleh para petugas keamanan di Afsel seiring kekhawatiran pemerintahnya akan ancaman teror, sehingga timnas USA mendapatkan extra pengamanan istimewa….Hadeuuh ngerepotin aja ya, lebaiii banget, banyak musuh sih pemerintahnya, kasian tuh atlet2nya….Lagian ajang olahraga mah ga ada kaitan dengan politik, seharusnya
JAPAN DAN KORSEL WAKIL ASIA YANG LOLOS
Jepang, selama ini diketahui hanya 1x lolos ke babak knockout. Itupun, ketika menjadi tuan rumah tahun 2002. Di WC 2010, eks tim Hidetoshi Nakata ini bisa lolos di luar negaranya setelah mengalahkan tim favorite Denmark 3-1. Publik di negeri sakura tentu turut bergembira
Juga timnas Korsel. Catatan terbaik mereka yakni lolos ke semifinal saat menjadi tuan rumah di WC 2002, bahkan mengalahkan Italia di per8 final sewaktu masih dilatih pelatih Belanda Gus Hiddink. Korea Selatan sukses mengalahkan Italia 2-1. Ahn Jung-Hwan menjadi pahlawan Korsel setelah mencetak gol di babak tambahan. Jika Ahn Jung-Hwan dielu-elukan pendukung Korsel, tidak bagi pendukung Italia. Ahn Jun-Hwan bernasib harus menerima caci-maki dari pendukung Italia. Bahkan, Ahn Jun-Hwan yang bermain di kompetisi Serie-A dipecat oleh klubnya, Perugia.Kasian ya ngga sportif…
Kejutan pun tidak sampai disitu. Babak perempat final berjalan penuh kejutan. Korsel melangkah mulus. Mereka berhasil menyingkirkan Spanyol dalam drama adu penalti dengan skor akhir 5-3. Rakyat Korsel pun langsung turun ke jalan menyambut kemenangan ini. Mereka larut dalam kegembiraan sepanjang malam. Horeee….hehehe
Congratz buat Japan-Korea Selatan telah mewakili Asia di babak 16 besar….
KEKALAHAN TIM FAV SPANYOL DAN GERMANY
Bola memang bundar…Terkadang tak terkontrol hingga tak sesuai dengan peringkat di atas kertas. Spain, misalnya bisa dikalahkan Swiss 0-1 dan Jerman dikalahkan tim lemah Sebia dengan skor 0-1…
Tergabung dalam Grup H babak penyisihan Piala Dunia bersama Swiss, Cili, dan Honduras, Spanyol tentu saja diprediksi dapat dengan mudah lolos dalam babak penyisihan Grup H mengingat hasil gemilang yang selalu diraih Spanyol sepanjang babak kualifikasi dan pertandingan persahabatan. Namun, kini Spanyol harus berjuang keras agar dapat lolos ke babak 16 besar setelah kekalahan menyakitkan yang dialami ketika menghadapi Swiss. Dominasi dan banyaknya peluang yang tercipta sepanjang pertandingan harus berakhir tanpa hasil setelah dipatahkan oleh barisan pertahanan Swiss yang sangat solid dan disiplin. Sebuah gol dari kaki Gelson Fernandes sudah cukup membawa Swiss memenangkan pertandingan menghadapi Spanyol. (id.sports.yahoo.com)
Namun, syukurnya, kekalahan itu menjadi pelajaran bagi mereka untuk memperbaiki performa mereka dipertandingan selanjutnya. Dan akhirnya, kedua tim fav itu tetap lolos….
Lalu, bagaimana dengan Babak 16 besar ini..Apakah akan ada kejutan2 lagi?? Kita lihat saja nanti….Yang jelas, kemenangan tak ada yang ABADI…
Partai2 seru di 16 besar menurutku:
Germany VS England (sesama tim favorit, bertabur pemain bintang dan pemain2 terbaik TOP dunia)
Argentina VS Mexico (sesama tim dr Amerika Selatan)
Brazil VS Chile (ada tim samba, favorit juaraku…hehe)
Spain VS Portugal (sesama tim fav, dan juga bertabur pemain2 terbaik dunia)
FIFA WORLD CUP 2010-SOUTH AFRICA (PART 2)
UPDATE
Ada beberapa Facts tentang WorldCup dan WorldCup 2010 yang aku himpun dari berbagai sumber dan kaskus.us …
FACTs about World Cup 2010 South Africa:
^ Piala Dunia dibuka seiring dengan kematian cucu tokoh legendaris Afsel Nelson Mandela yaitu Zenani Mandela .
^ Dengan peringkat 83 versi FIFA, Afsel menjadi tuan rumah dengan ranking terendah sejak 1930.
^ Zakumi adalah si cheetah yang lahir pada 16 Juni 1994, tanggal dan tahun itu adalah momen bersejarah bagi Afrika Selatan. Maskot resmi Piala Dunia 2010 tersebut tak lain seekor leopard. Zakumi artinya persatuan Afrika Selatan. “Za” menunjuk kepada Afrika Selatan. Sedangkan “kumi” berarti sepuluh, merujuk kepada 10 bahasa yang digunakan di negara tersebut. Zakumi merepresentasikan rakyat, geografi, dan semangat Afrika Selatan.
Maskot itu didesain oleh seniman Afsel, Andries Odendaal dari Kota Cape Town. Rambut hijau di maskot itu merepresentasikan rumput lapangan sepakbola. Bagi FIFA, Zakumi akan membantu membawa Piala Dunia 2010 di Afsel lebih besar, menyenangkan, dan tak terlupakan. Dia juga akan menunjukkan kepada ribuan orang yang akan datang ke sana tentang kehangatan Benua Afrika. Mantan bintang Afsel, Lucas Radebe mengatakan, “Zakumi ingin menciptakan suasana hati baik kepada suporter dan membuat turnamen menjadi menyenangkan. Apalagi, ini turnamen besar pertama di tanah Afrika.
^ Jabulani : Itulah nama bola resmi Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan (Afsel). Corak berwarna dipertahankan Adidas untuk bola Piala Dunia 2010. Sejak Piala Dunia 1998 di Prancis, Adidas memang mendesain bola dengan warna lebih ngejreng. Bagi orang yang memerhatikan sekilas, Jabulani mungkin hanya memiliki warna putih dengan perpaduan hitam dan kuning. Tapi, jika diperhatikan lebih detail, Jabulani memiliki sebelas warna, mulai merah, hijau muda, dsb. Mengapa sebelas warna? Itu tak lain melambangkan sebelas bahasa dan sebelas komunitas di Afsel. Sebelas warna dalam Jabulani sekaligus mengacu jumlah pemain dalam satu tim sepak bola.
Nama Jabulani pun diambil dari bahasa Zulu, salah satu bahasa yang digunakan sekitar 25 persen warga di Afsel. Arti Jabulani adalah perayaan. Jadi, bola itu diharapkan membuat Piala Dunia edisi ke-19 ini lebih meriah daripada sebelumnya. Apalagi, ini kali pertama pesta sepak bola terbesar sejagat dilangsungkan di Benua Afrika. Jabulani dibuat dengan teknologi grip ‘n groove. Yakni, membuat bola lebih stabil di udara, akurat, dan mudah dikontrol di berbagai kondisi lapangan. Kuncinya ada pada delapan panel spesial tiga dimensi (3-D). Bandingkan dengan +Teamgeist (bola resmi Piala Dunia 2006, Red) yang memiliki 14 panel. Jabulani diklaim sebagai bola paling bulat yang pernah dibuat di muka bumi ini.
Lingkar bola standar FIFA adalah 68,5 cm-69,5 cm, sedangkan Jabulani berukuran 69 cm dengan marjin kekeliruan +/- 0,2 cm. Sementara itu, berat bola yang diizinkan FIFA adalah 420-445 gram. Adidas lantas membuat Jabulani dengan berat 440 gram dengan marjin kesalahan (+/- 2 gram). Begitu juga dengan masalah penyerapan air. FIFA menetapkan, bola yang menyerap air tidak boleh bertambah lebih dari 10 persen bobot bola. Angka ini oleh Adidas dibuat 0 persen. Standar lain pun—seperti kebulatan, retensi bentuk dan ukuran, pantulan bola, serta derajat kehilangan tekanan—dipenuhi sesuai standar FIFA, bahkan lebih.
Jabulani yang meramaikan Piala Dunia 2010 ini istimewa, terutama jika dilihat dari desain dan teknologi yang digunakan. Jika bola umumnya dibuat dengan 32 panel, Jabulani hanya menggunakan delapan panel. Setiap panel merupakan panel tiga dimensi. Bahan yang dipakai sebagai lapisan luar adalah plastic polyurethane—yang mudah dibentuk tiga dimensi—sementara di dalamnya adalah busa karet dan busa plastik. Permukaan Jabulani juga memiliki bintik-bintik kecil yang digunakan untuk membelah air saat permainan berlangsung di tengah turunnya hujan. Namun, secara keseluruhan bola Jabulani itu terasa begitu mulus saat dipegang. Ia seperti diselimuti kaca sehingga permukaannya pun tak bakal lecet jika digaruk. Permukaan mulus ini dibuat sedemikian rupa sehingga bagian yang ada cetakannya (seperti lambang Piala Dunia 2010, tulisan nama timnas yang berlaga dan stadion yang dipakai, dan lain-lain) tak akan membuat bola mendapat hambatan berarti.
^ Terompet Vuvuzela: Terompet khas afrika ini yang mirip suara dengungan tawon ini mendapat banyak protes dari penikmat pertandingan di seluruh dunia. Mereka mengatakan, karena bunyi terompet sepanjang pertandingan, tak terdengar lagi suara nyanyian dan genderang khas dari negara masing-masing seperti biasanya. Sampai-sampai ada yang menjual software untuk menetralisirkan suara terompet yang dinilai membisingkan itu. Namun bagi yang mendukungnya, inilah khasnya Piala Dunia yang digelar di tanah Afrika.
^ Prestasi Afsel di Piala Dunia belum bisa dibanggakan. Bafana Bafana baru dua kali berhasil lolos ke putaran final, yaitu di Piala Dunia 1998 Perancis dan Piala Dunia 2002 di Jepang/Korea Selatan. Hasilnya, keduanya rontok di fase grup dengan rekor 2 kali kalah, 3 kali seri, dan hanya sekali menang.
^ 2.72 Juta Tiket akan dijual di FIFA World Cup 2010.
^ FIFA World Cup 2010 –> 32 tim dengan rombongan rata-rata 50 orang per tim.
^ 10 500 Media Internasional dan 5 000 Undangan VIV internasional di FIFA World Cup 2010.
^ 27. 500 FIFA officials di FIFA World Cup 2010.
^ Cape Town menjadi tuan rumah turnamen akhir pada 4 Desember di Cape Town International Convention Centre. Read the rest of this entry »
FIFA WORLD CUP 2010-SOUTH AFRICA (PART 1)
Woww, sudah 2 pekan perhelatan ajang sepakbola terpopuler sejagat ini berlalu.….Tentunya meriah sekali bukan. Kita pun mungkin memiliki tim favorit masing2. Aku sendiri memfavoritkan Brazil untuk menjadi juara dunia dan merebut trofi untuk ke-6 kalinya. Meski pilihan juara kita berbeda, yang penting selalu sportif, dan ingat JANGAN TARUHAN apalagi JUDI BOLA…!! Naudzubillahi min dzalik
Aku menyukai olahraga kulit bundar ini sejak World Cup 1998, dimana saat itu Prancis menjadi tuan rumahnya. Setelah peristiwa Mei 1998 yang tragis, dan aku lebih banyak menghabiskan waktu dirumah karena situasi negeri tak menentu, dan orang2 dirumah memutar event ini, akupun ikut2an. Kesukaanku pada dunia sepakbola pun melebar hingga ke Premier Liga Inggris dengan Manchester United-nya dan serie-A Liga Italia (sebelum skandal pengaturan score oleh wasit di Lega Calcio/Calciopoli yang melibatkan Bos dari Nyonya Besar Juventus yang harus rela turun ke serie B dan pengurangan nilai AC Milan) dengan AC Parma dan Hernan Cresponya. Situasi skandal pengaturan score dan suap menyuap wasit di serie-A ini seringkali aku dengar, cukup disayangkan bukan karena serie-A salah satu liga sepakbola favorit tak hanya di Eropa tp juga penikmat sepakbola dunia, selain Bundesliga dan Premier. Entahlah, apa petinggi sepakbola disana masih mewarisi kediktatoran dari rezim fasis Benito Mussolini ya di era 30an yg menganggap dirinya hebat dan tak boleh kalah?? dimana ketika Italia bertanding di ajang World Cup 1934 dan 1938, pemainnya diancam akan dihukum gantung jika tidak menjadi juara. Kasihan para pemainnya, punya pemimpin diktator seperti itu….ckck. Nahasnya, dimasa kini masih ada yang setipe itu, yakni rezim komunis Korea-Utara, konon pemain timnas Korut jika kalah akan dipensiunkan dan dihukum menjadi pekerja tambang (menurut salah seorang eks -pelatih Korut)…Ckckc yah wajarlah kalah, di fase group lawannya Brazil dan Portugal yang tak hanya menang diatas kertas tapi juga lebih banyak pengalaman dan mahir skill.
OK, berbalik lagi ke World Cup, mungkin kita lagi2 harus kecewa. Kenapa?? Karena Timnas kita tercinta (PSSI) lagi-lagi belum bisa merumput di Piala Dunia. Tapi, gapapa, jangan kecewa dan terus berbenah meningkatkan mutu permainan sebelum lolos kualifikasi. Lagipula jatah FIFA untuk regio Asia-Pasifik memang sedikit toh. Namun, Timnas kita tercatat pernah 1x menjadi finalis worldcup tahun 1938 di Prancis, meski saat itu masih mengusung nama Hindia Belanda, memakai bendera dan lagu kebangsaan kolonial Belanda, tapi tentu dengan pemain2 ASLI bangsa Indonesia….Saat itu, di Piala Dunia yang diselenggarakan untuk ke-3 kalinya oleh FIFA ini, Indonesia tercatat sebagai negara benua ASIA yang pertama kali lolos ke putaran final Piala Dunia dan hingga kini satu2nya negara Asia Tenggara yang pernah berkiprah di World Cup…Wow prestasi yang cukup membanggakan bukan?? Meski akhirnya kalah di babak pertama 0-6 melawan Hongaria distadium Velodrame Municipale, Reims dengan ditonton hanya 9000 orang..Bisa dibilang, Indonesia merupakan bagian dari sejarah Piala Dunia. Pada 3-6 Maret 2006 trofi asli FIFA World Cup singgah di Indonesia, dan dipajang di Semanggi Expo.
Sekedar info, pada masa itu Worldcup hanya diikuti 16 kontestan (setengah dari kontestan dimasa kini), sehingga babak pertama langsung babak gugur. Belum lagi pada masa2 perang saat itu, ada boykott dari beberapa negara. Uruguay, misalnya, sang tuan rumah Piala Dunia pertama kali tahun 1930 ini menolak hadir saat tahun 1934&1938 sebagai wujud protes karena beberapa negara Eropa juga memboykot saat Uruguay menjadi tuan rumah di tahun 1930. Begitupun negara2 Amerika Selatan lainnya, seperti Argentina memboycott karena menilai FIFA tidak fair menentukan tempat penyelenggaraan antara benua Amerika dan benua eropa (2 kali berturut2, FIFA menyelenggarakan WC di benua Eropa). Austria juga gagal bertanding, karena peristiwa Anschluss Austria, dimana Austria dijajah NAZI Jerman. World Cup 1938 ini juga menjadi yang terakhir sebelum Perang Dunia ke-2 yang diprakarsai Adolf Hitler terjadi. Karena adanya PD 2 tsb, World Cup tidak diadakan selama 12 tahun, dan tahun 1950 baru diadakan kembali di Brazil…Yah, tak dapat kita pungkiri, olahraga pun sarat unsur2 politis, dan kondisi politik dunia juga mempengaruhi penyelenggaraan suatu ajang olahraga..
Baiklah, untuk part 1, coba kita simak sejarahnya Piala Dunia ya…: (sumber http://artikelindonesia.com/)
SEJARAH PIALA DUNIA
Pertandingan “Piala dunia” yang pertama kali berlangsung pada tahun 1872 di antara Inggris melawan Skotlandia. Pada tahun 1900, 1904 dan 1906 sepak bola dijadikan pertandingan pada pesta olimpiade Musim Panas pada thaun 1908. acara ini seperti eksebisi bagi para pemain amatir saja. Kesebelasan amatir Inggris telah berhasil memenangkan pertandingan pada tahun 1908 dan 1912.
Sir Thomas Lipton mengadakan sebuah pertandingan Piala Sir Thomas di kota Turin pada tahun 1909. Pertandingan inilah dianggap sebagai Piala Dunia Pertama, karena sudah melibatkan tim sepakbola dari beberapa negara seperti Jerman, Italia, dan Switzerland.
FIFA pada tahun 1914, bersepakat untuk menjadikan pertandingan Olimpiade sebagai pertandingan dunia resmi untuk pemain amatir. Kejadian ini merupakan pertandingan sepakbola antar benua yang pertama kali terjadi. Pada Olimpiade Musim Panas tahun 1924 tim nasional Uruguay berhasil memenangkan kejuaraan ini.
FIFA kemudian menetapkan keputusan untuk mengadakan pertandingan melalui kejuaraan tersendiri. Piala Dunia FIFA ,pertama dicetuskan pertama kali pada tanggal 26 mei 1928 di Amsterdam, dalam kongres FIFA tersebut diputuskan bahwa turnamen yang dapat diikuti oleh semua anggota FIFA harus dilangsungkan. Setahun kemudian di Barcelona, diputuskan bahwa Uruguay, juara olimpiade dan dalam era keemasannya, akan menjadi tuan rumah Piala Dunia yang pertama sekaligus untuk memperingati 100 kemerdekaan mereka setahun sebelumnya.
Piala dunia selalu diadakan setiap empat tahun sekali sejak tahun 1930 (kecuali tahun 1942 dan 1946 terkendala oleh Perang Dunia ke-II). Pada putaran final akan melibatkan sejumlah 32 tim nasional Negara-negara yang lolos seleksi. Mereka bertanding selama empat minggu di negara yang ditunjuk menjadi tuan rumah.
Dan Piala Dunia yang pertama diadakan di Uruguay dan berlangsung dari 13 – 30 Juli 1930. Uruguay ditunjuk menjadi tuan rumah karena prestasinya menjadi juara Olympiade tahun 1924 dan 1928. Presiden FIFA, Jules Rimet kemudian secara resmi mengundang Negara-negara peserta seperti timnas Belgia, Perancis, Romania, dan Yugoslavia. Dari sejumlah 13 negara yang mengambil bagian terdiri dari 7 Negara dari Amerika Selatan, 4 Negara dari Eropah dan 2 Negara dari Amerika Utara. Minimnya peserta dari negara Eropa disebabkan oleh perjalanan panjang yang harus ditempuh untuk mencapai benua Amerika. (tampaknya dulu “DANA” menjadi kendala utama yaa, jarang yang mampu naik pesawat, masih menggunakan kapal laut).
Piala Dunia ini dimenangkan oleh Perancis dan AS, masing-masing berhasil mengalahkan Mexico dengan skor 4-1 dan Belgia dengan skor 3-0. Gol yang pertama kali lahir dipentas Piala Dunia telah dijaringkan oleh Lucien Laurent dari timnas Perancis. Dalam pertandingan final Uruguay akhirnya berhasil mengalahkan Argentina dengan skor 4-2 di hadapan sekitar 93,000 penonton di Montevideo. Akhirnya Uruguay mentasbihkan negaranya sebagai kampium piala dunia yang pertama. Dan ini menjadikan Uruguay sebagai negara pertama yang berhak atas trofi Piala Dunia. yaitu TROFI JULES RIMET CUP
Selama Perang Dunia II kejuaraan ini terhenti selama selama 12 tahun, dimulai kembali tahun 1950 di Brasil. Piala Jules Rimet pernah dicuri sewaktu dipamerkan di Stampex Exhibition di Westminster Central Hall, London saat menjelangnya Piala Dunia 1966 di Inggris, namun ia ditemukan 7 hari kemudian oleh seekor anjing bernama Pickles.
Pada 1970 di Meksiko, FIFA telah memutuskan Brasil menyimpan Piala Jules Rimet karena menjadi negara pertama yang juara sebanyak 3 kali, 1958, 1962 dan 1970.
Badan induk FIFA kemudiannya membuat piala dunia baru dengan menggunakan emas 18 karat, 36 cm tinggi dan mempunyai berat 4.97 kg dan dirancang oleh perupa terkenal Italia, Silvio Gazzaniaga dan digunakan sehingga sekarang. FIFA menetapkan hanya pemimpin negara dan pemenang Piala Dunia saja yang boleh menyentuh piala tersebut. Replika piala yang dilapis emas akan diberikan untuk dsimpan oleh pemenang.
Promosi Piala Dunia 2006Argentina, Jerman (kedua kali tersebut sebagai Jerman Barat), dan Brasil telah masing-masing memenangkan piala yang kedua itu dua kali. Meskipun begitu, piala yang saat ini masih belum akan “dipensiunkan” hingga plak namanya telah penuh diisikan dengan nama-nama negara pemenang, yang akan terjadi pada tahun 2038.
Dari sejumlah tujuh belas kali penyelenggaraan piala dunia, ternyata hanya menelorkan sejumlah tujuh negara saja yang berhasil menjadi juara piala dunia. Brasil dengan jelas adalah tim yang paling sukses dalam Piala Dunia secara keseluruhan setelah lima kali menjadi juara dan dua kali berada di posisi kedua sementara Italia berada di bawahnya dengan empat kali juara dan dua kali di peringkat kedua. Jerman, yang tiga kali menjadi juara dan empat kali menjadi juara kedua, adalah tim yang tersukses ketiga. Argentina dan Uruguay masing-masing dua kali menjadi Juara Dunia meski kemenangan Uruguay terjadi pada masa yang sudah lama, pada awal-awal tahun kejuaraan.
| M | T | W | T | F | S | S |
|---|---|---|---|---|---|---|
| « Aug | ||||||
| 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | ||
| 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 |
| 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 |
| 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 |
| 27 | 28 | 29 | 30 | |||