CaFe RieKa : Berbagi Info, Ilmu, Tips & Trik, Toko Online, Jualan, dan Curahan Hati
Tentunya kita tahu bahwa pada tanggal 8 Juli 2009 ini akan diadakan Pemilihan Presiden RI Putaran pertama. Dan mungkin kebanyakan orang juga tahu bahwa pada tanggal 24 Juli 2009, kalau tak ada aral melintang, Insya Alloh juara Premiership musim 2007/2008 dan semifinalis Champion musim ini Manchester “Red Devils” United akan bertandang ke Indonesia dalam rangkaian tour-nya ke Asia. Waktunya hanya berselang 2 minggu, waktu tidak bersamaan, namun ada satu hal yang sama, yakni baik kampanye presiden (bahkan kampanye partai untuk pemilihan anggota legislatif) maupun laga persahabatan antara MU vs Timnas Indonesia All-Star umumnya di lakukan di lapangan sepakbola Stadion Gelora Bung Karno.
Tentunya, partai persahabatan ini adalah kesempatan langka yang tak akan disia-siakan oleh para penikmat sepakbola di Indonesia, khususnya fans MU. Kapan lagi bisa melihat Tevez dan CR 7 dari dekat? Dan euforia para fans MU mungkin lebih daripada euforia mereka terhadap ajang “syirik” demokrasi ini.
Yang ingin aku uraikan, sebagai tuan rumah sudah sepatutnya kan kita memberikan pelayanan yang baik kepada “sang tamu negara” khususnya yang menunjang laga persahabatan ini, termasuk fasilitas si lapangan bola di Gelora Bung Karno ini yang merupakan stadion terbesar di Indonesia.
Nah, aku jadi berfikir dengan hanya jarak 2 minggu dari pemilihan presiden ataupun kampanye calon presiden, si stadion yang sejatinya rumputnya akan rusak setelah diinjak-injak para pendukung capres-cawapres apa dapat secepat itu di perbaiki dan di perbagus?? . Well, memang kualitas stadion kita “masih belum ada apa-apanya” dengan markas MU di Old Trafford maupun Wembley ( stadion legendaris di negeri Queen Elizabeth yang merupakan camp The Three Lions), apalagi jika di bandingkan stadion Camp Nou ( di Barcelona yg merupakan stadion terbesar di Eropa), tapi seminimalnya kita memberikan yang terbaik untuk klub raksasa sepakbola terbesar di dunia tsb, yah siapa tau saja kedatangan mereka memacu atmosfir pesepakbolaan di negeri kita ini ( yg dulu sempat membuatku geram akibat trik sepakbola Gajah di Tiger cup).
Ok, kita ikuti saja perkembangan selanjutnya, apakah stadion akan di pindahkan, tetap di Senayan, apapun itu semoga si CR 7, Van Der Saar, Ryan Giggs, Rooney, R. Ferdinanad dkk, tetap berkunjung ke Indonesia ya…
. Untuk mengobati haus para bolamania setelah kedatangan Zinedine Zidane tahun lalu. Viva sepakbola Indonesia.
Keep sportivitas N’ salam olahraga
note:
Kira2 pemain MU dibayar berapa ya biar datang ke Indonesia? hehe…dulu aku fans MU, namun beberapa tahun terakhir ini jarang mengupdate perkembangan sepakbola lagi setelah terakhir itu mengikuti World cup 2006 yang kecewa berat dengan kekalahan Zidane, dkk just coz drama penalty plus bonus tontonan headbuttnya Zidane di akhir karirnya dan kecewa dengan scandal calciopoli yang membuat salah satu favoritku Juve ke serie B.
Buat FKG’ers, baik teman-teman mahasiswa/i preklinik atau klinik dan para dokter gigi, Insya Alloh akan diadakan event rutin tahunan Forum Kursus (FOKUS) Dental 2009, pada tanggal 1-3 Juli 2009.
Info ada dibawah ini:
SALAM SEJAWAT
Mengundang seluruh alumni untuk mengikuti FOKUS 2009
FOKUS DENTAL 2009
Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Trisakti
Hari/ Tanggal: Rabu-Jumat, 1-3 Juli 2009
Tempat : Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Trisakti
Tema :
” Peningkatan Kompetensi Dokter Gigi melalui Pendidikan Berkelanjutan Terapan”
Akreditasi PDGI:
No. 04/SKEP/PDGI/Cab.JB/III/2009
Registrasi:
Mahasiswa/Tekniker/Perawat : Rp.100.000 (dengan mengikuti Kursus)
Dokter gigi s/d 28 Juni 2009 : Rp.300.000 *
Dokter Gigi yang mengikuti kursus,Biaya registrasi 50 %
onsite : Dokter Gigi : Rp 350.000 Mahasiswa : Rp.200.000
* Tanpa mengikuti kursus
SKP:
Peserta 2 SKP / Hari
Slide Course 2 SKP / Topic
Hands On 2 SKP / Topic
Pembicara 2 SKP
Include Seminar Kit + Certificate + Lunch
Untuk info lebih lanjut, hubungi saja:
Sekretariat Fokus Dental 2009
FKG Universitas Trisakti
Gedung Ki Hajar Dewantara (Kampus B)
Jl. Kyai Tapa no. 260 Jakarta 11440
Telp : (021) 5672731 ext 1103
Fax : (021) 56967651
Jakarta atau Sundakelapa atau Batavia
Ibukota negeri ini dengan segala daya tariknya
Bolehkah aku mengatakan padamu bahwa kau adalah kotaku…??
Jakarta is my City
Yeah…bagiku Jakarta bukan hanya tempat kelahiranku ataupun tempatku tumbuh dan dibesarkan (sebelum akhirnya papa memboyong kami sekeluarga ke Bekasi untuk menetap), ataupun tempatku menuntut ilmu. Namun, lebih dari itu dapat ku katakan Jakarta adalah tempatku mempelajari kehidupan!!..
Yah, di Jakarta, aku menyadari hidup itu begitu keras, sangat keras, tempat penuh perjuangan untuk menaklukan kerasnya kehidupan, tempat aku menemukan dan menghadapi orang-orang yang individualistik, matrelialistic, bahkan egosentris, acuh tak acuh, tak peduli, bahkan cenderung mau menang sendiri. Tempat seolah-olah aku bukan apa-apa dan bukan siapa-siapa, tempat dengan mudahnya orang-orang saling meremehkan. mau apa-apa harus bayar, fasilitas mahal dan biaya hidup tinggi, tak peduli berapa literpun keringat yang terperas tanpa ada penghargaan yang sepadan.
Namun, ini juga tempatku melatih kemandirian, membuatku tumbuh dewasa dalam menghadapi hidup dengan segala persoalannya, dan tempatku untuk belajar bersaing, berusaha menjadi pemenang dan berlapang dada menerima kekalahan, tempat berbagi, memberi, menerima perbedaan dan berkompetisi.
Dengan segala apa adanya dirimu, mengapa aku tetap merindukanmu, kotaku ? Meskipun bosan dan penat tiap hari menghadapimu. Tingkat kriminalitas yang tinggi, pencopetan, pengangguran, kemacetan luar biasa kronisnya, ruas jalan sempit nan buruk, banjir yang tiada surutnya tiap tahun….Aku bosan…Aku jenuh…Namun aku tetap merindukanmu…Merindukanmu di masa-masa kecilku, masih ada rumput hijau, lapangan luas, taman tempatku bermain…Kini, mengapa tak bisa kujumpai lagi..? Aku rindu itu, bukan hanya taman bermain buatan, lapangan sempit di dekat bandara, maupun jalan raya sepi di kala hari raya…Aku rindu masa kecilku bersamamu nan masih teduh dan nyaman…..
Kini, ku hanya bisa berharap, agar anak- cucuku bisa menikmati keriangan masa-masa bermain dengan bahagia dan indah seperti diriku dulu….bersamamu, Jakarta…
Jakarta, sebuah kota elok nan bermula dari sebuah bandar kecil di muara Sungai Ciliwung sekitar 500 tahun silam. Selama berabad-abad kemudian kota bandar ini berkembang menjadi pusat perdagangan internasional yang ramai. Pengetahuan awal mengenai Jakarta terkumpul sedikit melalui berbagai prasasti yang ditemukan di kawasan bandar tersebut. Keterangan mengenai kota Jakarta sampai dengan awal kedatangan para penjelajah Eropa dapat dikatakan sangat sedikit.
Laporan para penulis Eropa abad ke-16 menyebutkan sebuah kota bernama Kalapa, yang tampaknya menjadi bandar utama bagi sebuah kerajaan Hindu bernama Sunda, beribukota Pajajaran, terletak sekitar 40 kilometer di pedalaman, dekat dengan kota Bogor sekarang. Bangsa Portugis merupakan rombongan besar orang-orang Eropa pertama yang datang ke bandar Kalapa. Kota ini kemudian diserang oleh seorang muda usia, bernama Fatahillah, dari sebuah kerajaan yang berdekatan dengan Kalapa. Fatahillah mengubah nama Sunda Kalapa menjadi Jayakarta pada 22 Juni 1527. Tanggal inilah yang kini diperingati sebagai hari lahir kota Jakarta. Orang-orang Belanda datang pada akhir abad ke-16 dan kemudian menguasai Jayakarta.
Jakarta, 482 tahun kotaku tercinta, bangkitlah…Jangan semakin kusut dan terpuruk, aku mendukung dirimu lebih baik…
I miss u ^_^
Semenjak aku masuk FKG, memang banyak yang aku pelajari, bukan hanya ilmu all about seputar gigi&mulut aja, tapi juga belajar memahami dan mengerti tentang berbagai karakter manusia dan kehidupannya. Apalagi setelah koass, dimana kita bertemu dan harus berinteraksi dengan berbagai pasien dengan sifat yang berbeda-beda. Qt dituntut untuk memahami orang lain yang mungkin saja selama ini berbeda dengan dunia qt. Ada pasien yang begitu kooperatifnya, bersahabat, baik, ramah, sopan,…namun adakalanya juga bertemu pasien yang ehm super nyebelin, rewel, gampang ngambek, plin plan (udah jauh2 dateng, tau2 tiba2 takut..hahaha), cerewet (cerewet sih gapapa, sebagai pasien dia berhak dapat informasi ttg perawatan yg akan ia terima tp jangan pas gigi lg dibur donk…udah tau gigi lg dibur tp malah ngajak ngomong melulu…hehehe, kalo udah gtu aku bisa lumayan tegas, daripada kenapa-napa khan, hehe), judes, ampe pasien yg perilakunya kurang sopan. But, aku masih maklum, karena memang pasien2 tsb datang dari dunia yang berbeda-beda (haha, maksudku bukan alien ya), maksudnya ada yang dari keluarga kaya, menengah ke atas, sedang, hingga keluarga tidak mampu yg umumnya kurang berpendidikan, yg pastinya mempengaruhi attitude dan cara bicara mereka. Namun, aku tetap berusaha tak akan membeda-bedakan (selama aku dibayar, siapapun mereka harus dilayani dengan sebaik-baiknya, krn itu adalah tanggungjawab kita sama Alloh). Alhamdulillah selama ini aku masih bisa mengendalikan situasi.
Hmmm…hingga akhirnya selasa siang (tgl 23 juni 09) tadi, aku mendengar berita bahwa salah satu pasienku, sebut saja namanya Pak Alfi (nama saya samarkan, bukan sebenarnya), usianya masih muda baru 26 tahun, dia masuk penjara.
Kaget?? Sungguh, tentu saja, aku bertanya-tanya apa gerangan yang diperbuatnya sehingga menyebabkan dia di penjara. Jujur, dia ini pasien ODku (OD means Odontectomy, suatu operasi minor pengambilan gigi impaksi molar 3/ geraham bungsu, yg tumbuhnya umumnya kurang baik posisinya) dan selama ini aku mengenalnya mulai dari indikasi, foto rontgen, anamnesis, operasi OD, kontrol, hingga buka jahitan, aku tidak menemukan perilakunya yang kurang baik sama aku. Dia terlihat biasa saja, malah cenderung sopan sama aku, karena dia ampe bela2in sikat gigi sebersih mungkin tiap mau aku rawat (indikasi, etc)…hehe..
Nah, makanya aku kurang sempat percaya dia di penjara setelah ditangkap warga karena ketahuan mencopet orang. Astaghfirulloh, kok bisa ya..? Entah saat itu, syaitan apa yang sedang membisiki hatinya untuk berbuat jahat sehingga melakukan hal itu. Awal sempat ngga percaya, selama ama aku dia ngga pernah ngambil barang2 ku kok, Alhamdulillah. Memang sih dia orang kurang mampu, pekerjaannya hanya sebagai pembersih (cleaning service) kolam renang di KONI yang penghasilannya tak seberapa, ditambah seorang istri dan 2 anak. Mungkin, keadaan ekonomi yg melilit mendesak dia berbuat itu. Prihatin ya. Tragis bgt. Gimana nasib anak-istrinya, malah sang istri sedang hamil 6 bulan.
Well, benar atau ngga, menurut salah satu informan, pak Alfi memang suka memukuli istrinya yg sedang hamil itu, Astaghfirulloh, kok aku ngga nyangka ya sosok yg selama ini “biasa aja” di mataku, ternyata bisa seperti itu. Yah, aku memang cuma kenal luarnya aja, jadi ngga tau. Yang aku tau, dia memang perokok dan peminum, itu aja sih “minusnya” bagiku, dan ketika kontrol aku cuma mampu untuk menasihati dia ttg bahaya rokok & minumnya, masalah dia mau berubah atau ngga itu urusan dia.
Yah, intinya aku prihatin dan kasian dengan nasib keluarganya. Ya Alloh berilah ketabahan pada istrinya &anak-anaknya, dan berilah rizki dan pekerjaan yg lebih baik bagi mereka. Dan aku harap sekeluarnya dari penjara, Pak Alfi bisa berubah menjadi orang yang lebih baik, tak mengulangi lagi perbuatannya, dan mendapatkan pekerjaan yang lebih baik, Insya Alloh. Amiin Allohumma Amiin…
Jakarta, 23 Juni 2009 menjelang malam dan aku juga merasa lega karena kejadian ini terjadi setelah dia telah selesai ku rawat sehingga pekerjaanku tak terhambat Alhamdulillah Ya AllohFiuuh, aku ngga tau, kenapa ya banyak orang memilih lokasi resepsi pernikahan di Bidakara. Saking banyaknya, aku ampe DeJaVu tiap menghadiri undangan ke sana, hehehe
. Well, aku akui tempatnya emang bagus, cukup luas, bersih, bergelar karpet, lift, parkiran luas, fasilitas ibarat hotel internasional, dan punya beberapa aula seperi Birawa, Binakarna, Bumi Karsa dll. Juga pastinya, lokasi yang strategis di kawasan Gatsu (Jln Gatot Subroto), membuat gedung ini menjadi pilihan tempat resepsi, selain tempat favorite resepsi serupa seperti di Balai Sudirman, Manggala Wanabhakti, Auditorium Depsos, Patrajasa, Bulog, TMII, dll. Selain resepsi, gedung yang berdampingan dengan hotelnya ini juga biasa di sewa untuk tempat rapat, maupun forum2 tingkat nasional.
Ok, sekarang qt ngomongin intinya aja ya. Kemarin selama 2 hari (Sabtu dan Minggu/ 20-21 Juni 2009), aku dapat undangan walimatul’ ursy yang kedua2 nya sama2 bertempat di Birawa Assembly Hall Bidakara. Bedanya, yang pertama di adakan Sabtu Malam dengan adat Minang dan yang kedua Ahad siang dengan adat Jawa, lebih pasnya Jawa-Tengah. Mungkin, karena diadakan hanya beda 1 hari (ngga ampe 24 jam juga sih), aku merasa dejavu berada di sana -sebelumnya kalo ke Bidakara sih ngga pernah waktunya berdekatan gini, jadi ngga dejavu..hehe-. Even, warna dan corak karpetnya aja aku masih inget
. Except, of course, dekorasi pelaminan, penerima tamu, wedding gate, prasmanan catering, flower-bouquet-nya udh pasti beda donk…
. Untung, dejavunya cuma sebentar, so lanjut ke icip-icip makanan…Hihi, lumayan dari semalemnya udah makan gretonk..Hahaha piss becanda
. Yah, namanya acara walimah wajar kali icip2 makanan, kecuali pas acara walimah sendiri, nahan diri dulu buat makan & ngiler ngeliat tamu yg udah icip2 makanan duluan, hahaha ngga perlu ngiler kali, khan ada tempat makan khusus buat pengantin kok
.
But, swear, kmaren momentnya pas banget, dateng ke acara nikahan pas lagi jam makan malem dan makan siang, lagi laper2nya gitu deh…hehe…Kebetulan lagi belum makan pula, jadi makin kerasa enaknya chicken gordon blue, sushi sashimi (ampe aku belain ngantri panjang buat makan soft sell crab futomaki favorite aku), salmon steak, bebek hainam, ampe makanan khas jawa bakmi jawa, nasi begana (ngga jd ngambil !!), kambing guling, bakwan malang, siomay, ampe dessert buah, juice, puding semua ada di perut akyuu..hihihi
. Eh, pulangnya qt (aku dan masquww) maem lagi mie ayam baso dan otak-otak di es teler 77 trus minum es buah di kantin michael….hahaha kata mas aku tuh boong kalo bilang kenyang…hihihi
Hmmm….Makasih ya kakak-kakakku buat invitationnya, aku doain semoga Alloh memberkahi keluarga baru ini. Amiin.
Barokallohu lakum wa baroka ‘alaykum wa Jama’a bainakuma fii khoir
![]()