CaFe RieKa : Berbagi Info, Ilmu, Tips & Trik, Toko Online, Jualan, dan Curahan Hati

Archive for the ‘Tulisan Rieka’ Category


Kini bisnis via internet bertebaran bak jamur, terlihat dengan maraknya olshop (online shop/online store) beberapa tahun belakangan ini, terutama yang dilakukan para ibu rumah tangga, yang notabanenya juga ingin produktif making money,  dengan tetap berada di rumah. Tidak heran, karena saat ini internet sudah dikenal luas di masyarakat, bahkan harga modem pun semakin murah, dengan berbagai paket hemat.. :)

Banyak sekali keuntungan dari membuka Olshop ini, yakni bisa mengerjakan bisnis dengan tetap standby di rumah  so that our time more available for our famz, tidak perlu mencari2 lokasi strategis untuk membangun toko offline, link (jaringan) pun bisa lebih luas….Dari segi pembeli, bagi yang malas keluar rumah pun atau no time coz of duties, window shopping by olshop bisa jadi solusi…Apalagi produk2 yang ditawarkan tidak kalah dengan toko offline, lebih beragam, tinggal sms/telp, deal, transfer…..tinggal menunggu barang pesanan datang sambil minum teh/cofee…hehehe :P

(more…)

Dunia Maya, pisau bermata dua?

Jul 15, 2010 Author: Cafe Rieka | Filed under: Curhatanku, Tulisan Rieka

Idealnya, seseorang membuat account di dunia maya, entah di social networking atau di dunia perBLOG-an, adalah untuk mencari teman lama atau menambah teman baru. Namun, ibarat pisau, itu semua tergantung penggunanya.

Ingatkah kasus kontroversi penghinaan di Facebook, sehingga pihak yang di hina melaporkan penulis kata2 bernuansa penghinaan tsb ke polisi (Polresta Bogor). Kasus bermula karena rasa cemburu akibat sang pelapor mengirim pesan kepada kekasihnya, sehingga tersangka membalasnya dengan menulis kata2 kasar di wall atau halaman dinding pelapor. Hal ini tak diterima oleh pelapor sehingga melaporkannya ke polisi. Kejadian ini juga dianggap melanggar UU ITE pasal 27 ayat 3 UU no 11 tahun 2008 tentang poencemaran nama baik.

Masih ada kasus lain, seorang siswa kelas 1 SMA nekat bunuh diri di kandang kambing milik keluarganya, hanya karena ibunya membelikan Hp yang tak menyediakan layanan fitur jejaring sosial Facebook. Ibunya menolak mengembalikan HP tersebut sehingga berbuntut kenekatan korban bunuh diri.

Juga, kasus di Lampung, sama seperti sebelumnya, kasus pencemaran nama baik. Jika terbukti akan dijerat pasal 310 KUHP tentang pencemaran nama baik, dengan ancaman hukuman sembilan bulan penjara. Poltabes juga akan mengenakan undang-undang informasi transaksi elektronik (ITE) kepada tersangka.

Well, dari kasus-kasus di atas, terkadang pernahkah kita berfikir, tujuan awal kita berinteraksi ke dunia maya adalah untuk menjalin pertemanan, lalu mengapa bisa timbul hal2 penyalahgunaan teknologi seperti ini? Janganlah teknologinya yang di salahkan, tapi individunya. Bukankah hukum asal teknologi internet, dan sejenisnya adalah mubah ( diperbolehkan). Ibarat pisau, penggunanya lah yang mengontrol dan mengendalikan untuk apa pisau tersebut di pergunakan. Begitu juga wahana di dunia maya. Bisakah kita menahan emosi atau nafsu kita?. Memang ajang dunia maya memang tempat yang “nyaman” untuk saling berperang kata-kata, dll karena kita tak melihat lawan bicara secara langsung. Tapi, ada rambu-rambunya. Melontarkan kata-kata kasar, salah satu yang harus kita hindari. Namun, justru memang kata-kata kasar inilah yang sering ada dan sering aku baca di beberapa forum/ ajang diskusi online, emosi yang meledak-ledak, hinaan, cacian, bahkan kata-kata kotor tak jarang di ketikkan oleh user forum di balik laptop atau kompinya itu. Akupun sering bergidik ngeri, benarkah user itu di kehidupan sehari2nya berani berkata2 sekasar seperti itu? Siapakah mereka? Jangan2 di dunia nyata aku pernah bersua dengan orang seperti itu. Hiiiih… :(

Itu baru di ajang diskusi online, dimana kita tak saling tau rupa masing2, bagaimana kalo itu terjadi di situs jejaring sosial dimana dari profile dan fotonya kita kenal, normalnya harus lebih jaga sikap. Tapi, nyatanya tidak semua seperti itu. Buktinya, bisa ada beberapa kasus pencemaran nama baik seperti itu hingga kasus tersebut bisa berbuntut ke polisi.

Memang, sebagai manusia biasa, aku akui aku sendiri pun mengalami masa-masa terkadang kesel, bete, badmood ama oranglain. Suka tulis status tentang perasaanku saat itu. Tapi, Alhamdulillahnya, aku paling “anti” menyebut nama seseorang. Karena, meski aku kesal dengan seseorang (apalagi sama orang yang jahat ama aku.*sigh*..), orang tersebut masih punya kesempatan untuk berubah & meminta maaf pada aku, sehingga urusan dengan orangnya sendiri adalah langsung secara personal dengan aku. Takutnya ghibah atau membuka aib yang teringat2 terus sama yang membacanya, padahal bisa aja di kemudian hari orang itu meminta maaf (meski realitanya jarang dari dunia maya yang menyakiti hatiku itu yang meminta maaf padaku, mungkin karena ngga kenal akrab x ya, jadi dianggap biasa banget menyakiti hati oranglain :( ).

Mungkin, inilah sebabnya pula, untuk ukuran ‘blogger’ aku jarang blogwalking. Jarang lho, bukannya ngga pernah. Hehehe. Kalo ada leisure time, aku juga blogwalking. Jalan2 dan baca2 blog orang, khususnya teman-teman baru. Seneng deh kalo lagi jalan2 ke blog temen baru, apalagi kalo postingannya bagus, pasti aku (insya Alloh) akan sering mampir. :)

Yah, renungan dan peringatan terutama untuk diriku sendiri :

~ Kendalikan emosi dan belajar lebih bersabar. Karena ketika emosi itu reda, dan status sudah di hapus, niscaya kita akan tetap menyesal karena sudah terlanjur terbaca oleh orang lain.

~ Usahakan ketika emosi dan marah melanda, jangan buka FB……tp Bukalah Al-Quran, untuk menenangkan dan mententramkan hati, atau berdzikir atau berwudhu . Ketika kita marah saat berdiri, duduklah. Ketika marah saat duduk, berbaringlah….Semoga bisa reda. Insya Allah

Kenangan Indah di kota Batu……^^

Jun 23, 2010 Author: Cafe Rieka | Filed under: Jalan-Jalan, Tulisan Rieka, Wisata Kuliner

Jika ditanya, saat ini kota apa di Indonesia yang sangat ingin aku kunjungi lagi? Bukan Bali (eh Bali mah provinsi ya, bukan kota…hehe), bukan Lombok, bukan Bandung, bukan pula Jakarta…… Tapi BATU, sebuah kota kecil di Jawa-Timur, yang dulu termasuk wilayah Malang yang kini sudah berdiri sendiri. Berada di jalur Malang-Kediri dan Malang-Jombang.

Aku sangat betah dan terkesan mengunjungi kota yang di juluki  Swiss di pulau Jawa ini….Hawanya sangat sejuk dan menyegarkan, sehingga pikiran pun lebih fresh dan stress akibat rutinitas pun Insya Alloh berkurang…Malah aku lebih menyukai kesejukan alami di kota ini ketimbang ke Puncak yang menurutku biasa2 saja, namun hanya karena jarak dr Jakarta lebih dekat saja….

Selain hawanya yang sejuk, kota yang dicanangkan pemerintah menjadi kota wisata Batu ini juga memiliki panorama alam yang sangat indah dilengkapi berbagai vila penginapan serta tempat-tempat wisata indah nan alami.

Sekedar info yang aku kumpulkan, kota sejuk ini sejak abad ke-10,  telah dikenal sebagai tempat peristirahatan bagi kalangan keluarga kerajaan, karena kota ini adalah daerah pegunungan dengan kesejukan udara yang nyaman, juga didukung oleh keindahan pemandangan alam sebagai ciri khas daerah pegunungan. Sebagai layaknya wilayah pegunungan yang wilayahnya subur, Batu dan sekitarnya juga memiliki Panorama Alam yang indah dan berudara sejuk, tentunya hal ini akan menarik minat masyarakat lain untuk mengunjungi dan menikmati Batu sebagai kawasan pegunungan yang mempunyai daya tarik tersendiri. Untuk itulah di awal abad 19 Batu berkembang menjadi daerah tujuan wisata, khususnya orang-orang Belanda, sehingga orang-orang Belanda itupun membangun tempat-tempat Peristirahatan (Villa) bahkan bermukim di Batu. Tak heran, saat aku datang ke kota ini, ada keluarga Belanda yang berada disini ;)

Situs dan bangunan-bangunan peninggalan Belanda atau semasa Pemerintahan Hindia Belanda itupun masih berbekas bahkan menjadi aset dan kunjungan Wisata hingga saat ini. Begitu kagumnya Bangsa Belanda atas keindahan dan keelokan Batu, sehingga bangsa Belanda mensejajarkan wilayah Batu dengan sebuah negara di Eropa yaitu Switzerland dan memberikan predikat sebagai De Klein Switzerland atau Swiss kecil di Pulau Jawa.

Peninggalan arsitektur dengan nuansa dan corak Eropa pada penjajahan Belanda dalam bentuk sebuah bangunan yang ada saat ini serta panorama alam yang indah di kawasan Batu sempat membuat Bapak Proklamator kita (The Father Foundation of Indonesia) yaitu Bung Karno dan Bung Hatta setelah Perang Kemerdekaan untuk mengunjungi dan beristirahat di kawasan Selecta Batu :)

Asal nama kota “Batu”

Sampai saat ini belum diketahui kepastiannya tentang kapan nama “B A T U” mulai disebut untuk menamai kawasan peristirahatan tersebut. Dari beberapa pemuka masyarakat setempat memang pernah mengisahkan bahwa sebutan Batu berasal dari nama seorang ulama pengikut Pangeran Diponegoro yang bernama Abu Ghonaim atau disebut sebagai Kyai Gubug Angin yang selanjutnya masyarakat setempat akrab menyebutnya dengan panggilan Mbah Wastu. Dari kebiasaan kultur Jawa yang sering memperpendek dan mempersingkat mengenai sebutan nama seseorang yang dirasa terlalu panjang, juga agar lebih singkat penyebutannya serta lebih cepat bila memanggil seseorang, akhirnya lambat laun sebutan Mbah Wastu dipanggil Mbah Tu menjadi Mbatu atau batu sebagai sebutan yang digunakan untuk Kota Dingin di Jawa Timur ini.

Pariwisata

Saat mengunjungi kota dingin ini, aku baru mengunjungi 1 tempat wisata karena keterbatasan waktu dan kelelahan di perjalanan, yakni Jawa-Timur Park (Jatim Park). Berlatarbelakang pegunungan sejuk, Jatim Park ini menyediakan berbagai wahana edukatif (pendidikan), wahana mengenal budaya dari seluruh nusantara, juga wahana rekreasi serta kolam renang Ken Dedesnya yang terkenal itu. Di sini juga kita bisa bermain gokart (balap mobil) dalam skala kecil  ;)

Namun, selain Jatim Park, kota ini masih memiliki tempat2 wisata lainnya yang Insya Alloh kalo ada kesempatan aku ingin sekali mengunjunginya….kebun bunga selecta, air terjun, pemandian air panas dan dingin di Selecta, batu night spectaculer…Woww..Tempat wisata lainnya diantaranya:

Wisata gua

Wisata gua terdapat di Cangar dan Tlekung

Air terjun

  • Coban Rondo
  • Coban Rais
  • Coban Talun

Pemandian

  • Songgoriti (pemandian air dingin dan panas)
  • Selecta (pemandian air dingin)
  • Cangar (pemandian air panas mengandung belerang)

Agrowisata

  • Kusuma Agrowisata (perkebunan apel, stroberi, jambu, dan jeruk, serta tempat outbond

Perkemahan (hiking)

  • Taman Hutan Rakyat R. Soerjo(Cangar)
  • Gunung Panderman
  • Coban Rondo

Ada pula objek wisata terbaru di Kota Batu berupa wisata udara paralayang. Setiap hari Ahad, di alun-alun Batu diselenggarakan Pasar Wisata Minggu yang menjual makanan khas Batu serta berbagai macam kerajinan tangan.  Di kota ini banyak terdapat villa serta sejumlah hotel berbintang lima.

Batu juga dikenal sebagai kawasan agropolitan, sehingga mendapat julukan Kota Agropolitan. Seperti halnya kawasan Malang Raya dan sekitarnya, Batu banyak menghasilkan apel, sayur mayur, dan bawang putih. Batu juga dikenal sebagai kota seniman. Ada banyak sanggar lukis dan galeri seni di kota ini. Yang terbaru Batu Night Spectaculer, merupakan taman hiburan remaja dengan beberapa wahana mirip di Dunia Fantasi Ancol Jakarta. Tidak kalah menarik dari BNS / Batu Night Spectaculer, ada juga tempat Pariwisata pelajar dan Keluarga yaitu Museum Satwa. Museum yang Bertaraf Internasional dan bergaya Yunani ini adalah museum dimana replika Satwa di Dunia yang belum punah dan yang sudah punah ada di sini. Kita juga bisa melihat replika kerangka hewan purba.

Mantabb bukan ?? :D

Kuliner Khas

Nah, yang tidak kalah penting ketika mengunjungi suatu daerah, adalah oleh2 khasnya. Dibanding Puncak, kota dingin ini lebih beragam makanan khasnya. Selain di pasar buah dengan khas apelnya, adapula keripik apel, keripik nangka, keripik durian, dll. Selain itu adapula:

  • Sate Kelinci
  • Jagung Bakar (wisata payung)
  • Berbagai produk apel, termasuk: sari apel, jenang dan dodol apel, cuka apel
  • Berbagai keripik: keripik singkong, kentang, dan aneka buah lainnya
  • Berbagai sari buah: Sari buah apel, dan lainnya
  • Soto ayam (terdapat beberapa kedai soto terkenal yang mejual soto ayam yang rasanya digemari masyarakat)
  • Ketan (jajanan pasar, terdiri dari ketan, bubuk kelapa dan gula manis)
  • Bakso (dikenal sebagai Bakso Batu), mirip dengan bakso Malang.
  • Lalap ikan wader
  • Angsle (sejenis kolak dengan ketan dan serabi juga petulo yang sangat nikmat dengan suasana dingin kota batu)
  • Tape ketan hitam (bisa ditemukan pada pemandian cangar yang dapat menghangatkan tubuh)
  • Sate Ayam, Kelinci, dan Kambing khas Wisata Payung…ada juga sate bekicot..Nikmat makan yang hangat2 di tengah hawa dingin ;)

So,,,,, jadikan kota Batu ini di daftar list kota tujuan Anda ketika bingung berlibur…Insya Alloh ngga nyesell….Jangan lupa bawa jaket, sarung tangan, kaos kaki dan syal untuk menghangatkan tubuh… ^^

~ oya, ada 1 tempat impianku lagi,,,yakni Puncak Gunung Bromo….Meskipun ada yang bilang puncak Bromo kini agak kotor dan banyak kotoran kuda (karena disana memang disewakan banyak kuda untuk para wisatawan),  sensasi kenikmatan berada di puncak ini justru aku nanti2kan, menyaksikan sunset bersama orang tercinta di kawasan suku asli Tengger ini…..hope to reach it someday~

12 tahun tragedi 12 mei 1998 …..

May 13, 2010 Author: Cafe Rieka | Filed under: Tulisan Berita, Tulisan Rieka

12 tahun lalu:

Mereka tewas tertembak didalam kampus…

Mereka tertembak peluru tajam aparat…mengenai kepala, leher, dan dada

Mereka terkapar tak berdaya…

Mereka bergelimangan darah…

Mereka tak tertolong lagi meski sudah dilarikan ke rumah-sakit terdekat…

Mereka mengorbankan nyawanya…di usia yang masih sangat muda..

Demi perubahan di negeri tercinta

Sekarang:

12 tahun peristiwa kelam itu berlalu…

Air mata ini tak pernah kering mengingat peristiwa itu…

Mengapa “reformasi” butuh korban??

Peristiwa yang merupakan tragedi bangsa ini..

Namun, pelakunya tak pernah diadili, apalagi dihukum !!!

Apa itu hak asasi manusia…..Jika pelanggarnya tak pernah diadili !!

Namun, ALLOH Maha ADIL…..

Kelak, tak ada seorangpun yang bisa lari dari pengadilan-NYA…

*untuk kakak-kakak kami: Elang Mulia Lesmana, Heri Hertanto, Hafidin Royan, dan Hendriawan Sie…*

Nama kalian pun di abadikan menjadi nama gedung tempat kalian menuntut ilmu…..Selamat Jalan, Kak….

~ Prihatin ketika peristiwa tragis ini mulai terlupakan. Tak ada pihak yang benar2 mengakui pertanggungjawabannya. Bukan hanya eksekutor, namun juga OTAK atau (oknum) dalang dibalik semua ini…!!! Mahasiswa tak bersenjata kalian balas dengan rentetan tembakan dan gas air mata, mereka hanya mau bersembunyi dan berlarian menghindari serangan kalian di dalam kampus, namun tak pula luput dari sasaran…Mereka manusia…Peluru tajam bersarang di tubuh mereka..Ini bukti pelanggaran HAM~


Ayam LODHO Khas Tulungagung :-)

Apr 24, 2010 Author: Cafe Rieka | Filed under: Tulisan Rieka, Wisata Kuliner

Setiap aku pulang ke kampung halaman suami, ada satu makanan yang tidak pernah tidak aku cicipi sebelum meninggalkan kota Marmer itu………Namanya adalah…. “Ayam Lodho”.

Berbeda dengan ayam biasa???  Tentu saja…Kalo sama, buat apa aku jauh2 makannya kesana :P

Lalu, apa bedanya dengan makanan jenis ayam serupa? Hmmm….selain ayam lodho ini memakai ayam kampung yang pastinya jauh lebih enak ( dan lebih mahal pastinya), bumbu2 yang menyerap sangaat ke daging ayamnya membuat bumbunya sangat terasa dan sangat gurih di lidah…Hmmm agak pedas pula dan maknyusss (duh, aku nulisnya sambil ngiler ngbayangin…huhuhu )

Hampir mirip mungkin dengan opor ayam atau kare ayam (sama2 memakai bahan baku santan), namun ayam lodho ini selain di masak biasa, setelah itu juga dibakar hingga haruuum wanginya ( no parfum lho, jangan salah..hohoho)….Di tambah 20-30 buah cabe rawit (tergantung selera) yang pedaaaaas sangat membuat rasanya semakin…hmmm nendang abizz…Serasa ada zat addictive di dalamnya, membuat lidah ini ketagihan…Tiap gigitannya,,,hmmm sangat nikmat, pengin lagi, lagi, dan lagiiiiiii…..*jijay banget siy aku mendeskripsikannya…* hehe….Tapi benar, siapapun yang pernah mencobanya pasti ketagihan..MANTABB bgt !! (semakin lapar nih perut…*ngelus-ngelus perut dulu*)

Ok..deh….setelah berhari2 aku ngiler dan dalam waktu dekat belum ada rencana pulang kampung, akhirnya aku pun browsing ke Mas Gugel untuk mencari resepnya………Dan, ALHAMDULILLAH….aku pun menemukan resep yang 2 hari lalu pun aku praktekkan dengan penuh perjuangan..Yah bagaimana tidak berjuang, aku pun harus membeli alat buat manggang segala dan mencari2 daun pisang buat ngbakarnya….Aku manggangnya di atas kompor, belum lagi apinya kadang2 meletup pas bumbunya jatuuh….Hufff benar2 penuh perjuangan demi menyantap ayam Lodho yang nikmat itu……….. qiqiqiq :D

Dan hasilnya, Alhamdulillah enuaaakkkeee dan nikmaaaaaat. Suamiku juga bilang enak. Alhamdulillah :)

Nah, berhubung banyak teman yang minta dikirimin, nah aku kirimin aja yah resepnya disini. Aku dapat dan mencontoh resepnya dari resep tabloid Nova online. Sekedar info, makanan ini jangan lebih dari 1 hari, cepat basi karena santan ngga tahan lama. Satu hal lagi, resep enak ini ternyata sangat simpel bumbu2nya…yah, beda dengan opor, ayam lodho tidak perlu kunyit atau jahe, pake lengkoas aja…dan liat aja dibawah deh untuk selengkapnya :)

Ok…Selamat menikmati…eh salah…Selamat Mencoba ! ^_^

Berikut caranya :)

Bahan :
1 ekor ayam, belah dadanya tidak putus, tekan melebar
750 ml santan dari 1 btr kelapa
20 bh cabe rawit merah
5 lembar daun salam
3 iris lengkuas, memarkan
3 tangkai serai, memarkan
5 lembar daun jeruk
2 sdt garam
3 sdm minyak untuk menumis
arang untuk membakar

Haluskan:
6 bh bawang putih
4 siung bawang merah
5 bh kemiri
1 sdt ketumbar bubuk
½ sdt jinten bubuk

Pelengkap: Nasi gurih dan urap

Cara Membuat:
1. Tumis bumbu halus sampai harum, tuang santan, aduk hingga beruap.
2. Masukkan ayam, kecilkan api, masak hingga matang. Angkat, lalu sisihkan kuah kentalnya. Bakar ayam di atas bara api hingga harum.
3. Masukkan cabai rawit ke dalam kuah santan sisa rebusan, masak lagi sambil diaduk hingga matang.
4. Siapkan nasi gurih, sajikan ayam bakar terpisah dengan kuah santan dan urap.

Untuk 5 orang

Resep dari Tabloid Nova Online by Erwin Kuditawati

Kalender

September 2010
M T W T F S S
« Aug    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

Tips SEO, ngblog, making money online

Tips P3K (sumber: klikdokter.com)

Info Untuk Ibu Hamil ^.^ (widget klikdokter.com )

Donation Mer-C

Klinik Laktasi HZ Lactation Care

About Cafe-Rieka

Assalamu'alaykum ^.^... Hi all, I'm Rieka. Welcome to my site. Here u can share anything u want. Thanx for ur visit. Enjoy! :) Display Pagerank

Space IKLAN di Cafe Rieka

Promosikan produk kamu di Cafe-Rieka.com BERIKLAN DI SPACE IKLAN
Cafe-rieka.com
hubungi:
~021 99179891~


Hijriah Calendar


Mutiara Islam


Cafe-Rieka, the Online Store


Rika & Herman (4November2007)

Daisypath Anniversary Years Ticker

Google Salaf Engine


My Gallery Photos

www.flickr.com
Rika Hermansyah Wijaya's items Go to Rika Hermansyah Wijaya's photostream

Pengunjung Online


Pengunjung Cafe-Rieka


BANNER