CaFe RieKa : Berbagi Info, Ilmu, Tips & Trik, Toko Online, Jualan, dan Curahan Hati
| Category: | Books |
| Genre: | Romance |
Bukunya Salim A. Fillah, salah satu buku yang layak untuk anda baca, khususnya ‘tuk yang mau menikah, akan menikah , dan sudah menikah. Subhanalloh
![]()
Selamat Merayakan Cinta…Selamat Berbahagia…
Saat mereka mendoakan, “Baarakallaahu laka..”
Kubisikkan padamu, “Cintamu, sehangat ciuman bidadari..”
Kau menjawab, “Ada barakah di kala bidadari cemburu.”
Ketika mereka meminta lagi pada Allah, “Wa baarakallaahu ‘alaika..”
Lirikanmu menelisik hatiku, “Dalam badai, dekap aku lebih erat!”
“Bersama barakah, masalah akan menguatkan jalinan,” begitu kau kuyakinkan.
Lalu mereka menutup, “Wa jama’a bainakuma fii khaiir..”
Maka tangan kita saling berpaut dan jemarinya menyatu, “Genggam tanganku, rasakan kekuatan cinta!”
Maka sempurnalah tiga perayaan cinta.
Di saat apapun barakah itu membawakan kebahagiaan. Sebuah letup kegembiraan di hati, kelapangan di dada, kejernihan di akal, dan rasa nikmat di jasad. Barakah itu memberi suasana lain dan mencurahkan keceriaan musim semi, apapun masalah yang sedang membadai rumah tangga kita. Barakah itu membawakan senyum meski air mata menitik-nitik. Barakah itu menyergapkan rindu di tengah kejengkelan. Barakah itu menyediakan rengkuhan dan belaian lembut di saat dada kita sesak oleh masalah.
Baarakallaahu Laka, Bahagianya Merayakan Cinta.
‘Allahu Akbar, Allahu Akbar, Asyhadu alla ilaha illallah’…. Itulah suara adzan yang terdengar melalui stetoskop yang diletakkan di atas dada seorang pasien yang telah meninggal dunia. Dokter Jasim al-Haditsy berkata, “Saya rasa suara itu adalah adzan subuh. Kemudian saya bertanya kepada salah seorang perawat, ‘Jam berapa sekarang?’ Ia menjawab, “Jam satu malam.” Saya tahu bahwa saat ini belum tiba saatnya adzan subuh, kemudian saya kembali meletakkan stetoskop di atas dadanya dan saya kembali mendengarkan adzan tersebut selengkapnya. Maka saya bertanya kepada keluarga pasien yang meninggal ini tentang keadaannya semasa hidup, mereka menjelaskan, “Ia bekerja sebagai muadzdzin pada sebuah masjid, biasanya ia datang ke masjid seperempat jam sebelum tiba waktunya atau kadang lebih awal lagi, ia selalu menghatamkan Al-Qur`an dalam tiga hari dan sangat menjaga lisannya dari kesalahan.”
Itulah salah satu kutipan kisah dalam buku ini, dan masih banyak lagi kisah-kisah lain yang sarat dengan pelajaran dan nasehat. Penulis menyampaikan sebuah kisah, kemudian mengungkap keajaiban-keajaiban dari kisah tersebut, dan ditutup dengan pelajaran dan hikmah yang dapat diambil dari setiap kisah-kisah itu. Hal yang menarik dari buku ini adalah bahwa kisah-kisah yang diceritakan oleh penulis betul-betul kisah nyata yang dialaminya selama tugas di rumah sakit Riyadh, Saudi Arabia hingga sekarang. Di samping sebagai seorang dokter spesialis bedah dan jantung, penulis juga seorang dai yang masyhur, sehingga setiap pelajaran dan nasehat yang disampaikan dibalik kisah-kisah dan kesaksiannya selalu disertai dengan argumen dan dalil dari Al-Qur`an dan As-Sunnah. Beliau juga sering menyampaikan dakwahnya di masjid-masjid dan pada acara seminar-seminar. Semoga pelajaran dari kisah-kisah tersebut dapat menjadi nasehat dan tauladan bagi kita semua. Amiin.
Must read book….Kisah2 nyata di buku ini bener2 Subhanalloh deh….Bikin malu ama diri sendiri yang masih penuh dosa dan khilaf, semakin tau kalo amalan yang kita perbuat masih sedikit…
Selamat Membaca..!
| M | T | W | T | F | S | S |
|---|---|---|---|---|---|---|
| « Aug | ||||||
| 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | ||
| 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 |
| 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 |
| 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 |
| 27 | 28 | 29 | 30 | |||